twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)

Jumat, 17 Februari 2012

Firefox 8 Portable

Paling utama adalah perbaikan sistem instalasi plugin, pencarian Twitter serta kustomisasi saat membuka kembali tab.


Fitur Firefox 8:


  • Saat pertama kali dijalankan Firefox akan menonaktifkan semua plugin.
  • Kemudian akan muncul kotak dialog plugin apa saja yang akan diaktifkan kembali.
  • Muncul notifikasi jika plugin akan mengupdate ke versi baru.
  • Jika mensetting tab agar terbuka di sesi berikutnya maka kini ada pilihan untuk reload saat dipilih. Tidak langsung reload semua.
  • Fitur pencarian lewat Twitter di kotak pencarian.
  • Berbagai perbaikan disana sini.

Untuk mengunduh bisa langsung menuju firefox.com. Jika pengen yang portabel bisa menuju ke portableapps.com.
Kalau saya lebih suka yang portable, karena bisa dimasukkan flashdisk dan pindah-pindah komputer dengan semua setingan dan password tetap tersimpan. Resikonya kalau flashdisk ilang atau ada yang buka-buka, maka bisa login ke akun kita yang tersimpan di Firefox Portable tadi.
Semoga Bermanfaat

Sumatra PDF 2.0.5507 Pre-Release - Pembaca PDF Tercepat



Salah satu pembaca PDF yang paling ringan dan cepat adalah Sumatra PDF. Jika kita hanya perlu membaca dokumen PDF saja (tidak memerlukan fitur edit atau menambah anotasi dan sebagainya) serta mungkin mencari alternatif yang lebih ringan dari Adobe Reader atau Foxit Reader, maka Sumatra PDF bisa menjadi solusinya. Belum lama ini Sumatra PDF merilis versi terbaru, Sumatra PDF 2.0.5507 Pre-Release dengan berbagai perbaikan dan tambahan fitur.

Selain mampu membuka file PDF dengan cepat, Sumatra PDF juga bisa digunakan untuk membaca file XPS, DjVu, CBZ, LaTeX dan CBR. DjVu termasuk format dokumen yang mulai banyak digunakan untuk hasil scan dokumen karena ukurannya yang relatif kecil dibanding PDF, dan fitur ini mulai ditambahkan di versi 2.0.5507 Pre-Release ini. Khusus untuk membaca file XPS, maka diperlukan Ghostscript di komputer.

Selain loading dengan sangat cepat, aplikasi ini juga tampil dengan menu-menu yang sederhana (standard) dan mudah digunakan. Sumatra PDF juga dapat digunakan sebagai Image Viewer atau aplikasi untuk membuka/melihat gambar ( tarik saja folder yang berisi gambar dan letakkan di sumatra PDF). Aplikasi ini juga akan menampilkan daftar PDF yang sudah dibuka dalam thumbnail sehingga cukup membantu.

Bagi anda yang ingin mencoba, silakan download disini


Selasa, 14 Februari 2012

Tips Mengoptimalkan Android



Demam ponsel berbasis Android tengah melanda. Berbagai konten dan fitur menarik tersedia terbukti mampu menyihir jutaan pengguna dalam waktu relatif singkat. Bagi Anda yang termasuk atau berminat untuk menjadi salah satu di antaranya, berikut beberapa tips berguna untuk memaksimalkan smartphone Robot Hijau Anda tersebut.

1. Memiliki akun Google
Android adalah sistem operasi milik Google, jadi Anda membutuhkan akun Google (atau Gmail) untuk menggunakan banyak fitur di smartphone Android Anda. Jika belum memilikinya, Anda bisa langsung membuatnya langsung di ponsel.

Saat pertama kali mengakses beberapa fitur yang terhubung dengan Google seperti Android Market, Anda akan langsung menemukan pilihan untuk membuat akun Gmail (email Google).

Proses pembuatan email cukup mudah; Anda hanya tinggal mengisi beberapa informasi data diri yang diminta serta nama akun beserta password pilihan Anda. Sedangkan jika Anda sudah memilikinya, cukup memasukkan nama akun (tanpa perlu embel-embel @gmail.com) dan password untuk mendaftarkan smartphone Anda dengan server Google.

2. Berlangganan data plan
Setelah terhubung ke server Google, smartphone Anda akan terus menerus menggunakan data untuk mencari update berbagai aplikasi termasuk Facebook dan email yang masuk. Ini tentu akan menguras pulsa sangat cepat dan banyak bahkan tanpa Anda sadari.

Solusinya, langganan paket internet yang disediakan operator Anda. Operator biasanya memberikan pilihan berdasarkan waktu (harian/mingguan/bulanan) dan besaran data. Untuk mudahnya ambil saja paket yang perbulan.

3. Unduh aplikasi dengan rating tinggi
Ratusan ribu aplikasi gratis di Android Market adalah salah satu daya tarik utama OS Android, tapi ingat bahwa tak semuanya cocok untuk smartphone dan kebutuhan Anda. Jadi, perhatikan rating yang terdapat di tiap aplikasi (ditunjukkan dengan logo bintang).

Semakin banyak bintang biasanya semakin bagus, meski beberapa pengguna "iseng" yang memberi rating rendah akan membuat bintangnya tidak sampai penuh. Selain itu baca juga ulasan pengguna yang sudah menggunakan aplikasi tersebut.

4. Underclock agar baterai irit
Sebenarnya lumrah jika smartphone Android boros dalam memakai daya baterai, namun hal ini bukan tak dapat diakali. Beberapa smartphone memiliki fitur underclock yang dapat langsung diakses dari menu, untuk menurunkan kecepatan prosesor. Misal sebelumnya berjalan di kecepatan 1Ghz, setelah di-underclock menjadi 800 Mhz.

Tak perlu khawatir ponsel akan berkurang drastis kinerjanya, karena saat Anda tidak sedang menjalankan aplikasi berat seperti bermain game atau menggunakan GPS, fitur yang satu ini merupakan jurus jitu untuk menghemat baterai.

5. Lindungi ponsel dari tangan jahil
Smartphone Android bisa dipastikan memiliki layar sentuh, sehingga Anda bisa menggunakan fungsi kunci layar dengan menggambar gestur (pola) tertentu ataupun dengan kata sandi untuk melindunginya dari tangan jahil.

Fitur ini bisa ditemukan di Pengaturan, submenu Lokasi & Pengaman, lalu pilih Tetapkan Kunci Layar. Di sini Anda bisa tentukan sendiri jenis pengamanan yang bisa Anda gunakan. Jika terasa kurang, Anda bisa mengunduh aplikasi pengamanan tambahan dari Android Market.

6. Kunjungi situs dan forum yang mengulas tentang ponsel merek Anda
Sering-seringlah mengunjungi situs atau forum yang membahas mengenai Android. Hampir setiap hari ada update baru, entah itu aplikasi maupun berbagai tips seputar ponsel Anda.

Beberapa situs atau forum juga kerap menjelaskan troubleshooting berbagai masalah yang kerap terjadi pada ponsel Android. Mengingat tiap merek memiliki ciri khas tersendiri, kami sarankan Anda mengunjungi forum yang ditujukan khusus bagi merek ponsel Android yang Anda miliki.

Keenam tips di atas merupakan petunjuk dasar bagi Anda yang baru pertama kali atau belum lama menggunakan ponsel Android. Jadi jangan ragu untuk terus mencoba dan bereksperimen dengan smartphone Android Anda!

Satelit SOHO Berhasil Temukan 2000 Komet

Satelit Solar and Heliospheric Observatory (SOHO) telah berhasil dimanfaatkan untuk menemukan 2000 komet sejak diluncurkan 15 tahun lalu. Penemuan ini menjadikannya sebagai satelit penemu komet terampuh sepanjang masa.
Komet ke 2000 yang berhasil ditemukan dengan SOHO diumumkan pada tanggal 26 Desember 2010 lalu oleh NASA. Penemunya adalah Michal Kusiak, mahasiswa astronomi di Jagiellonian University, Polandia.
Kemampuan SOHO menemukan komet cukup menarik. Sebab, SOHO pada dasarnya tidak dirancang untuk meneliti komet. Saat diluncurkan pertama kalinya, SOHO sebenarnya bertugas meneliti atmosfer matahari atau disebut korona.
Ketika mengorbit dan mencitrakan matahari, SOHO menghalangi bagian yang paling terang dan mengirim citranya ke bumi. Astronom mendeteksi adanya komet dengan melihat spot yang ada pada sisi bagian yang terang, penanda adanya komet.
Perjalanan satelit hingga menemukan 2000 komet membutuhkan waktu 15 tahun. Waktu yang dibutuhkan untuk menginjak angka 1000 adalah 10 tahun, sementara waktu yang dibutuhkan untuk menemukan 1000 komet berikutnya hanya 5 tahun.
Penemuan komet dengan SOHO melibatkan 70 orang astronom amatir dan profesional dari 18 negara. Keseluruhanya melakukan secara sukarela. Mereka mengamati citra yang dihasilkan Large Angle and Spectrometric Coronagraph (LASCO), kamera milik SOHO.
Untuk mengkoordinasikannya, digunakan sebuah situs untuk melaporkan temuan. Karl Battams yang saat ini mengelola situs mengatakan, ketika menemukan komet, astronom akan melaporkannya langsung ke situs tersebut.
Selanjutnya, Karl akan mengkonfirmasi kebenaran dari setiap komet yang ditemukan dan memberi nomor tidak resmi. Data yang telah diberi nomor tersebut dikirim ke Minor Planet Center di Cambridge untuk kemudian diberi nama resmi.
Karl Battams mengungkapkan, "Ada banyak pengetahuan yang bisa kita dapatkan dengan adanya komet ini. Pertama, kita tahu ada lebih banyak komet di tata surya. Mereka bisa memberi tahu darimana mereka berasal dan hancur."
"Hampir keseluruhan komet yang ditemukan dengan SOHO berasal dari sumber yang sama," kata Battams. menurutnya, 85% dari komet berasal dari komet yang lebih besar bernama Kreutz yang hancur beberapa ratus tahun yang lalu.
Komet-komet yang ditemukan dengan SOHO atau yang disebut famili kreutz meruapakan "gembala matahari". Mereka bergerak mendekati matahari dan kemudian menguap dalam beberapa jam setelah penemuannya.
Michal Kusiak, si penemu komet ke 2000 sendiri termasuk astronom amatir yang berprestasi. Ia menemukan komet SOHO pertamanya pada tahun 2007 dan hingga kini telah menemukan 100 komet.

Twitter Tolak Dibeli Facebook

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjB9nfL871C4k-Qe_d2hMQSV7qAu4-gVcY_IxRlj-XE03mgwEWP2_EF-sRpEg5STOKZw143HC_ANckmk2wXyIN2SP8szOQ4plgD8pXrWbz_fvr34Wsepm2vHAN3zf5-ytfqKE3PHtVrGlwW/s1600/facebook-vs-twitter.jpg

Facebook sepertinya telah mengendus potensi besar Twitter sejak lama. Pada tahun 2008, Facebook bahkan dilaporkan sudah mencoba membeli Twitter, namun upaya ini menuai kegagalan. 


Menurut media asal Inggris, Financial Times, bos Facebook Mark Zuckerberg berniat membeli saham Twitter dengan harga USD
500 juta. Namun pihak Twitter tidak berminat dengan tawaran menggoda tersebut.

Biz Stone selaku salah satu pendiri Twitter menyatakan bahwa Twitter kala itu tidak ingin hanya menjadi sebuah situs populer, namun juga dapat hidup dengan menjalankan bisnis sendiri. Karenanya, mereka tak ingin Twitter diambil alih perusahaan lain.

"Kami menciptakan sesuatu (Twitter) di mana orang menemukan hal berharga di dalamnya. Namun (saat itu) kami belum membuat sebuah bisnis dari sini dan kami sungguh ingin melakukannya," ucap Biz Stone, dikutip dari AFP.

Menurut Stone, Facebook dinilai tidak bakal melakukan sesuatu seperti yang diinginkan oleh tiga pendiri Twitter yakni Biz Stone, Evan Williams dan Jack Dorsey. Mereka dengan tegas menolak niat Facebook melamar Twitter dan mengembangkannya sendiri.

Meski penggunanya amat banyak, menurut laporan Financial Times, Twitter sampai sekarang belum menghasilkan untung. Dibuat pada tahun 2006, Twitter saat ini memiliki 175 juta user terdaftar dan pada tahun 2010 tercatat menyebarkan 25 miliar tweet.
PEMERINTAHAN RI 1945-sekarang
.Kembalinya kekuasaan pemerintah Hindia Belanda (NICA) tahun 1945 sempat mendahului penerbitan uang kertas RI (ORI) dengan mengedarkan uang kertas “Uang NICA (uang merah) 1943” yang berkelanjutan dengan perebutan daerah dan tarik menarik peredaran antara Belanda vs Indonesia. Sementara itu, Belanda (NICA) juga memberlakukan uang kertas NICA 1943, Javasche Bank Pra-Perang Dunia II dan Federal 1946 yang dilegalisir dengan cap-cap khusus di Guinea Baru Belanda (Papua dan Papua Barat) sebelum mengeluarkan terbitan khusus Nederland Nieuw Guinea 1950 dan 1954.
.
Pada masa revolusi (1945-1949), uang RI yang dikenal sebagai “Oeang Repoeblik Indonesia/ORI, URI, Uang Putih” terlambat beredar (1946), mengalami masa paling sulit karena keadaan ekonomi dan politik pada waktu itu. Proses pencetakan, pengiriman, dan pengedarannya sangat genting dan tidak menentu. Pemerintah RI sempat mengeluarkan 3 (tiga) kali uang kertas (ORI/URI) 1945-1948 (satu diantaranya keluaran militer). Uang kertas darurat RI (ORI) ini hanya sempat beredar di Jawa-Madura dan Lampung dikarenakan transportasi yang sulit. ORI lainnya sempat dicetak di Amerika Serikat (Security Banknote Company) tapi sistuasi tidak memungkinkan untuk pengangkutan. Selain perang saraf dengan Belanda, peredaran ORI menghadapi masalah inflasi ditambah pemalsuan yang tidak sedikit.
.
Pada akhirnya menjelang pengakuan kedaulatan RI (1949) dipersiapkan reformasi keuangan berupa “Uang Republik Indonesia Baru” (URIBA) 1949 namun tampaknya tidak berjalan lancar.
Penerbitan uang darurat daerah merupakan satu-satunya jalan keluar sebagai pengganti uang pusat (ORI/URI). Faktor keuangan, politik, dan lainnya menyebabkan berbagai daerah-daerah di Jawa dan Sumatera (sebagian besar di sumatera Utara) mengeluarkan uang kertas sendiri. Dari tingkat daerah gerilya s.d. propinsi dan memakai nama yang berbeda-beda (bon, surat, penerimaan, cheque, dan lain-lain) namun berfungsi sama sebagai alat pembayaran.
.Antara tahun 1948-1960-an, Kelompok Tandingan/Separatis (FDR Grobogan, NII Tjirebon, RMS, PRRI, PRRI/Permesta, RII Bagian Timur, dan lain-lain) mengeluarkan uang kertas lokal yang dicap/ditandatangani di atas uang terbitan jaman Belanda, Jepang, dan Republik Indonesia maupun cetakan sendiri (lokal dan luar negeri).
.
Pemerintah Republik Indonesia Serikat (RIS) 1950 yang berumur kurang dari satu tahun hanya mengeluarkan uang kertas pecahan kecil (Rp5 dan Rp10) meskipun pecahan lain telah dicetak sebagai percobaan.
.Selanjutnya Departemen Keuangan RI masih berpedoman pada Undang-undang Jaman Belanda, mengeluarkan pecahan kecil pada tahun 1951, 1953, 1954, 1956, 1960, 1961 dan 1964 berbeda dengan terbitan masa revolusi fisik (1945-1948) meliputi semua pecahan besar dan kecil.
.

SEJARAH UANG KERTAS INDONESIA

.JAMAN PEMERINTAHAN BELANDA 1610 – 1811
Masa awal perkembangan uang kertas di Indonesia tak lepas dari pengaruh imperialisme asing (Belanda, Inggris, dan Jepang). Sejak kedatangan bangsa-bangsa asing, terutama para pedagang yang memperkenalkan berbagai jenis mata uang logam asing sebagai alat pembayaran dalam perdagangan dengan penduduk setempat sampai pengedaran mata uang logam khusus berlaku di kepulauan Nusantara 1602-1799, tidak dipergunakan uang kertas. Meskipun kertas telah dikenal di Indonesia pada abad XVII, sumber-sumber tertulis asing terutama dari bangsa Belanda dengan perwakilan dagang dan kekuasaannya Kongsi Dagang Hindia Timur (VOC) 1602–1799 tidak pernah menyebutkan penggunaan uang kertas tetapi uang logam sebagai alat pembayaran utama di kepulauan Nusantara.
.
Terkecuali, satu-satunya sumber tertulis Belanda yang melaporkan penerbitan uang kertas darurat oleh penguasa VOC di Pulau Banda pada tahun 1659, dikarenakan kesulitan uang kecil dari bahan logam. Beberapa waktu setelah pengeluaran uang kertas karton darurat Kota Leiden 1576 dan saham pertama VOC di dunia 1606. Uang kertas Banda 1659 ini mendahului penerbitan uang kertas modern bangsa-bangsa barat: Swedia 1661, Inggris 1694, Norwegia 1695, Perancis 1701.
.
Selama masa kekosongan yang panjang (1659-1782) Bank pertama Bataviaasch Bank Courant (1746) dan Bank Van Leening mengeluarkan surat-surat bank dalam berbagai pecahan (1748-1752). Beberapa tahun sebelum pembubarannya, VOC menyadari perlunya alat pembayaran dari kertas untuk transaksi besar yang dikenal sebagai “Surat Hutang Kompeni” (Compagnie Kredietbrieven) pada tahun 1782. Instrumen moneter ini sering dianggap sebagai uang kertas pertama di Indonesia. Pada waktu yang hampir bersamaan penguasa VOC di Ceylon (Srinlanka) juga menerbitkan instrumen sejenis pada tahun 1785 dan seterusnya. Uang “Surat Hutang Kompeni 1782” Ini beredar dalam jumlah hampir tidak terbatas sehingga turun nilainya menjadi 85%. Antara tahun 1782-1799, VOC mengeluarkan beberpa emisi surat Hutang (Kredietbrieven) dengan pecahan berbeda-beda. Pemalsuan atas surat Hutang 1782 ini merupakan yang pertama kali di Indonesia.
.Setelah pengambilalihan kekuasaan VOC di Indonesia oleh Republik Batavia (1799-1806) tidak ada penerbitan Surat Hutang oleh pemerintah pusat di Batavia, hanya uang logam India Batavia (1799-1806) yang berlaku umum. Di lain hal surat hutang VOC di Amboina 1805, yang juga berlaku di Banda dan Ternate sebagai Bagian Pemerintahan Maluku, masih memakai lambang VOC. Ketika Indonesia berada dibawah pengawasan kerjaan Hollandia (1806-1811), uang kertas tidak hanya diterbitkan oleh Pemerintah Pusat di Batavia, tetapi juga oleh Pemerintah Lokal di Ambon, Banda, dan Ternate. Pada masa ini, semua jenis uang logam dan kertas menampilkan lambang (monogram) LN (Lodewijk Napoleon). Yang terkenal diantaranya adalah uang kertas Probolinggo (Probolinggo Paper) 1810, yang berkaitan dengan kebijakan Gubernur Jenderal Mr. HW Daendels (1808-1811) menjual tanah negara dan hak kekuasaannya kepada perorangan. Uang kertas Probolinggo 1810 merupakan hipotik Han Tik Ko, Kapitan Cina (1799-1811) di Pasuruan, yang dapat ditukar dengan perak selama 10 tahun. Kenyatannya uang Probolinggo mengalami inflasi sampai 50% dibawah nominal. Usul Daendels tidak efektif bahkan penggantinya Letnan Gubernur Raffles (1811-1816) yang memberlakukan kurs ketat menyebabkan penurunan nilainya s.d. 60%.